Brian McKnight

March 9, 2009

JAKARTA - Sentuhan jazz yang romantis menutup hari terakhir Axis International Java Jazz Festival (JJF) 2009, tadi malam. Cukup banyak penampil yang membawakan lagu jazz mellow, kental dengan lagu-lagu romantis.

Sejak sore Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) sudah penuh sesak oleh pengunjung yang berharap buaian vokal soulful dan hangat Peabo Bryson. Penyanyi yang memopulerkan lagu-lagu abadi seperti Beauty and The Beast dan Why Goodbye itu tampil energik dan bersemangat ditemani kolabolator seperti Brian Simpson dan Everette Harp.

Sayang, dengan puluhan hits yang dia telurkan, Peabo justru membawakan tembang yang mungkin asing di telinga banyak orang. Untungnya penonton tetap enjoy.

Tapi yang menjadi bintang tadi malam adalah Brian McKnight. Meski sudah dua kali menyapa Indonesia, kehadirannya tetap ditunggu. Sampai-sampai antrean untuk menyaksikan special show di Plenary Hall padat dan mengular. Meski sempat terlambat, Brian (39) disambut antusias ketika membawakan lagu pembuka Used to Be My Girl. Penyanyi multi-instrumentalist itu memang tahu benar cara menghibur penonton. "Saya sudah tak sabar untuk kembali," sapanya ramah.

"Ayo,mana gadis yang single?" tanyanya pada penonton, sebelum mengajak seorang gadis ke atas panggung. Dari situ, Bryan mulai menciptakan drama lewat gestur dan lagunya, membuat penonton yang kebanyakan perempuan berteriak histeris. Seperti momen ketika dia bersimpuh dan menyanyikan Still in Love.

Kejutan lagi ditampilkan ketika kedua putranya, Brian Jr (19) dan Niko (17), mengambil alih panggung, membawakan beberapa lagu. Sejak bercerai dengan istri, Bryan memang dekat dengan kedua anaknya. Mereka sering tampil di show Bryan. Selanjutnya, Back At One dan One Last Cry pun terucap melalui karakter vokalnya yang lembut.

Sementara itu, aksi dari musikus lokal tidak kalah menghibur. Ada Amboina Jazz, sebuah proyek kolaboratif musikus Ambon dan Maluku, yang menawan. Lalu Slank yang berkolaborasi dengan Michael Paulo, Ron King, serta Tony Monaco. KLa Project, yang hadir dengan formasi lengkap, sanggup menggiring penonton bernostalgia dan bernyanyi bersama lewat tembang seperti Tak Bisa ke Lain Hati dan Yogyakarta.

Swing Out Sister tampil tengah malam mengajak penonton yang belum juga kehabisan energi dengan lagu-lagu rancak seperti Breakout dan Waiting Game. Musik mereka menggabungkan unsur jazz dan electro pop yang lincah dan rancak.

Menurut Program Coordinator Java Music Production (JMP) Eki Puradiredja, jumlah penonton total JJF 2009 yang digelar selama tiga hari itu hampir menembus 80.000.

Mengingat venue JCC yang sudah terlalu penuh, keputusan chairman JMP Peter F Gontha untuk memindah JJF ke Kemayoran dirasa tepat. Paling tidak ini dituturkan oleh aktor Slamet Rahardjo yang tadi malam menonton bersama sang istri. "Mengapresiasi musik jazz seperti ini tidak nyaman jika terlalu penuh dan berdesak-desakan," ujarnya

 

Natalie Cole in Concert

March 9, 2009

JAKARTA - Satu lagi penyanyi wanita kelas dunia dipastikan meramaikan pentas musik Indonesia. Natalie Cole akan menggelar pertunjukan musik di Jakarta pada 9 Maret 2009.

Dengan kehadiran peraih 10 penghargaan Grammy Award ini ke Indonesia, mematahkan anggapan bahwa negara Indonesia tidak aman untuk disinggahi oleh musisi mancanegara, yang kerap men...


Continue reading...
 

Pesona Laura Fygi yang Memukau

March 8, 2009
(laurafygi.com)

JAKARTA - Setidaknya ada dua penyanyi jazz cantik bersuara soulful yang mampu membius penonton Axis Jakarta International Jazz Festival (Java Jazz Festival/JJF) 2009 di Jakarta Convention Center (JCC) tadi malam.

Keduanya sama-sama membawakan gemercak jazz yang smooth, mengayun, dan romantis. Yang pertama muncul dari ruang Cendrawasih 3 ketika Syaharani, 37, yang diiringi The Queenfireworks dan Ritmik Percussion mengalunkan nada-nada jazz yang slow dan smooth. Ini ad...


Continue reading...
 

Jason Mraz di Java Jazz 2009

March 8, 2009

Tampil Sederhana, Jason Mraz Hipnotis Penonton

JAKARTA - Jason Mraz tampil di acara Java Jazz Festival 2009 dengan dandanan sederhana. Di atas panggung, Jason hanya mengenakan kaos berwarna abu-abu dan celana jins. Namun begitu, dia tetap mampu menghipnotis seisi Exhibition Hall B.

Penyanyi asal Amerika Serikat ini mulai tampil di Stage 2 Exhibition Hall B, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2009) sekira pukul 18.50. Dia tampil membawakan 12 lagu miliknya.

Sebelumnya, Mik...


Continue reading...
 

About Me


AW MVK

Categories

Blog Archive


Join Friendplay Now!


For more widgets please visit www.yourminis.com

Join Friendplay Now!